Archives
|
| Pengertian Seni Musik | | | |
| Artikel - Seni Musik |
| Ditulis oleh Admin |
| Senin, 18 April 2011 13:00 |
| Apakah seni musik itu sebenarnya, dan maknanya bagi kehidupan manusia? Sepanjang sejarah banyak penyair, filusuf, penulis maupun musikus yang telah berupaya mendefinisikannya. Ada yang menganggap musik sebagai "bahasa para dewa", atau ada pula yang mengatakan bahwa "musik dimulai di saat ujaran berakhir". David Ewen mencatat sebuah definisi tentang musik yang dibuat oleh penyusun kamus sebagai "Ilmu pengetahuan dan seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan terutama aspek emosional". Schopenhauer, filusuf Jerman di abad ke-19 mengatakan dengan singkat bahwa "Musik adalah melodi yang syairnya adalah alam semesta". Sementara itu menarik pula untuk dicatat pendapat Dello Joio, komponis Amerika keluaran Julliard School di New York, dan banyak bekerja sama dengan koreografer Martha Graham, bahwa "Mengenal musik dapat memperluas pengetahuan dan pandangan selain juga mengenal banyak hal lain di luar musik. Pengenalan terhadap musik akan menumbuhkan rasa penghargaan akan nilai seni, selain menyadari akan dimensi lain dari satu kenyataan yang selam ini tersembunyi. Berikut ini adalah pendapat Suhastjarja, dosen senior Fakultas Kesenian Institut Seni Indonesia Yogyakarta, lulusan peabody Institute dari Amerika, bahwa "Musik ialah ungkapan rasa indah manusia dalam bentuk suatu konsep pemikiran yang bulan, dalam wujud nada-nada atau bunyi lainnya yang mengandung ritme dan harmoni, serta mempunyai suatu bentuk dalam ruang waktu yang dikenal oleh diri sendiri dan manusia lain dalam lingkungan hidupnya, sehingga dapat dimengerti dan dinikmatinya". Lebih lanjut Suhastjarja mengemukakan bahwa oleh karena bentuk musik itu terbentang di ruang yang sifatnya spasial, maka ia dapat disejajarkan dengan bentuk-bentuk dalam seni sastra. Jika bentuk-bentuk sastra ditulis dari kiri ke kanan (kecuali dalam bahasa-bahasa Simetik dan bahasa-bahasa Oriental), bentuk-bentuk musik ditulis dari kiri ke kanan dan dari bawah ke atas, sehingga arah dari kiri ke kanan menunjukkan dimensi waktu, sedangkan dari arah bawah ke atas menunjukkan dimensi sifatnya akustik musikal. Kesejajaran dalam kalimat musik, seperti halnya dalam kalimat bahawa, terjadi antara frase anteseden dan frase konsekuen. Ini dapat dilihat dari tulisan musik secara horisontal dari kiri ke kanan, sedangkan kesejajaran yang vertikal antara dua garis melodi atau lebih yang berbunyi bersamaan, dapat dilihat dari tulisan musik secara horizontal sekaligus vertikal. Namun pengamatan tulisan musik secara vertikal khusus diperuntukkan bagi keselarasan bunyi bersama atau harmoni. Peningkatan pengertian mengenai musik dapat dilakukan lewat peningkatan pengertian akan bentuk-bentuk musik, karena suatu imaji tanpa bentuk merupakan bayangan yang ruwet. |
Selalu Menemukanmu
Di setiap lorong jalan
Di setiap lorong jalan
Ku dapati dirimu
Di keramaian kota
Ku temui dirimu
Tak kuasa ku melihatmu
Hanya kesedihan yang kurasakan
Luka yang mendalam
Menjerat di hatiku
Andaikan ku berada di Posisimu
Pangkuan tangan yang kulakukan
Aku hanya bisa menjerit
Bak terpenjara di luasnya keramaian
Rasa tak kuasa ini
Membuatku bosan menemuimu
Melihatmu menemukanmu
Dimanapun kau berada
Tapi aku harus berbuat apa
Membantumu saja aku tak bisa
Hanya receh yang kuberikan
Dan meninggalkanmu begitu saja
By:Safira Maya Shovie
C. Cabang-cabang Seni ada 5 yaitu :
1. Seni Rupa
2. Seni Tari/gerak
3. Seni Suara/Vocal/Musik
4. Seni Sastra
5. SeniTeater/drama
D. Macam-Macam Seni Rupa :1. Seni Rupa
2. Seni Tari/gerak
3. Seni Suara/Vocal/Musik
4. Seni Sastra
5. SeniTeater/drama
Seni Rupa Menurut Fungsinya :
a. Seni Rupa Murni (Fine Art) :
Seni rupa yang diciptakan tanpa mempertimbangkan kegunaannya atau seni bebas (Free Arat).
Contoh : seni lukis, seni patung, seni grafika dll.
b. Seni Rupa Terapan/pakai (Applied Art):
1. Seni lukis
2. Seni Kriya
3. Seni Patung
4. Seni Dekorasi
5. Seni Reklame
5. Seni Reklame
1. Musik klasik
2. Musik jazz
3. Musik pop
4. Musik bosa
5. Musik rock
6. Musik tradisional, dll.
F. Macam-Macam Seni Tari/Gerak :
1. Tari klasik
2. Tari kreasi baru
3. Tari tradisional
4. Tari modern, dll.
G. Macam-Macam Seni Sastra :
1. Puisi
2. Cerpen
3. Prosa
4 Pantun, dll.
H. Macam-Macam Seni Teater/Drama :
1. Teater lama
2. Teater komedi
3. Teater baru
4. Sendratasik (seni drama dan musik)
Secara umum cabang-cabang seni berdasarkan medianya terdiri atas :
( 1 )
Seni Rupa (visual art) adalah salah satu cabang seni yang medianya berupa materi yang dapat ditangkap oleh mata.
Cirinya : dapat diraba, punya wujud, statis(diam/tak bergerak/tak berdurasi)
contoh seni rupa bisa berupa : lukisan maupun patung
( 1 )
Seni Rupa (visual art) adalah salah satu cabang seni yang medianya berupa materi yang dapat ditangkap oleh mata.
Cirinya : dapat diraba, punya wujud, statis(diam/tak bergerak/tak berdurasi)
contoh seni rupa bisa berupa : lukisan maupun patung
( 2 )
Seni Musik, medianya berupa suara, bisa suara manusia (vokal) maupun suara alat musik (instrumen).
( 3 )
Seni Tari, medianya berupa gerak. Olah gerak segala bagian tubuh yang mempunyai nilai estetis atau sudah ditata sesuai prinsip dan teknik seni tari yang ada
( 4 )
Seni Drama, medianya berupa peran. Dalam peran tersebut juga melibatkan unsur seni yang sebelumnya disebutkan diatas. Contoh peran orang judes, maka melibatkan unsur rupa dalam hal penyesuaian kostum termasuk make up. Musik dalam penekanan dialog dan tari dalam olah gerak.
( 5 )
Seni Sastra, medianya berupa bahasa-naskah baik lisan maupun tulisan. Contohnya : novel, puisi, dan deklamasi.
( 6 )
Seni Multimedia, yakni cabang seni yang melibatkan semua canang seni yang ada baik rupa, musik, tari, drama, dan sastra. Contoh : pergelaran wayang kulit, film
